Pelatihan SDM Perusahaan, Pengembangan SDM Karyawan, Training SDM Efektif, Perencanaan SDM

Pesan Ippho Santosa Dalam Sebuah Pelatihan Dan Pengembangan SDM Terpadu

Pengembangan SDM tak semudah mengoperasikan mesin. 

Perlu kesabaran. Perlu keteladanan.

Kepada para guru, inilah nasehat Kyai Maimun Zubair. 

“Jadi guru itu tidak usah punya niat bikin pintar orang. Nanti engkau hanya marah-marah ketika melihat murid-muridmu tidak pintar. Dan ikhlasmu hilang. Yang penting, niatnya menyampaikan ilmu dan mendidik dengan baik. Apakah muridmu kelak jadi pintar atau tidak, serahkan kepada Allah. Didoakan saja terus-menerus agar murid-muridmu mendapat petunjuk/hidayah.”


“Pekerjaan paling hebat bagi seorang guru adalah mendidik dan rekreasi paling indahnya adalah mengajar."

"Ketika melihat murid-murid yang menjengkelkan, terkadang hati diuji kesabarannya. Namun hadirkanlah gambaran bahwa salah satu dari mereka kelak akan menarik tangan kita menuju surga.”

Selamat berjuang wahai para pahlawan ilmu. Semoga dari tanganmu akan lahir generasi tangguh, berilmu, dan berakhlak. Aamiin...

SELAMAT HARI GURU... 

Saya sebagai motivator, saya sebagai trainer, mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik saya. Please share, tulisan ini akan semakin bermanfaat ketika di-share.




Untuk mengundang Ippho Santosa dalam Pelatihan dan Pengembangan SDM Terpadu, SMS 0812-704-9090.

Ippho Santosa dalam Pelatihan Persiapan Pensiun, Pelatihan MPP, atau Training MPP

Pelatihan Persiapan Pensiun atau Pelatihan MPP Anda pernah mendengarnya?

Masa persiapan pensiun adalah titik krusial. Oleh sebab itu, perlu dipersiapkan benar-benar. Tentunya dengan ilmu dan pembimbing.
Pelatihan-Persiapan-Pensiun-Training-MPP-Training-Persiapan-Pensiun
Pelatihan-Persiapan-Pensiun-Training-MPP-Training-Persiapan-Pensiun
Pelatihan-Persiapan-Pensiun-Training-MPP-Training-Persiapan-Pensiun

Yang harus dipahami oleh karyawan adalah, masa pensiun bukanlah akhir dari hidup dan bukanlah ujung dari karya. Sama sekali BUKAN. Bagi sebagian orang, masa pensiun justru menjadi ‘kurva kedua’ dalam hidupnya, yakni masa produktif berikutnya setelah masa tugas resminya usai dan selesai. Sebut saja, second chance. Contohnya, profesi dosen dan profesi dokter. Yah, mungkin saja dokter itu sebelumnya menjadi pegawai yang mengabdi di rumah sakit. Selanjutnya, ia kuliah lagi, membuka klinik, menjadi penulis, atau menjadi konsultan. Why not? Di negara-negara maju seperti Jepang dan di Eropa Barat, usia 70 tahun bisa jadi fase berpenghasilan lebih dan bermanfaat lebih.

Pelatihan-Persiapan-Pensiun-Ippho-Santosa-Training-MPP-ESQ


Namun, di sekitar kita banyak yang kemudian mandek alias mentok ketika memasuki masa pensiun. Hilangnya gairah. Merosotnya aktivitas dan produktivitas. Tidak cukup sampai di situ, lalu menjadi beban bagi keluarganya, karena kurangnya uang dan sakit-sakitan. Padahal ladang amal dan lahan karya masih terbuka luas di luar sana. Sayangnya, dia nggak kepikiran. Karena selama ini pikiran dan hatinya tidak terbuka. Bahkan sebelum memasuki masa pensiun pun, sebagian karyawan telah dihantui ketakutan. Mereka cemas dan waswas terhadap kehidupannya setelah non-aktif. Ini parah, karena ini bagian dari su’udzon.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun atau Pelatihan MPP atau Training MPP adalah solusi yang kami tawarkan. Cukup 1 atau 2 hari saja. Seluruh trainer adalah praktisi (pengusaha yang telah teruji) namun dapat menyampaikan materi dengan sangat baik. Bukan sekedar motivator bisnis. Sekiranya perusahaan Anda berminat untuk mengadakan pelatihan SDM perusahaan, silakan SMS 0812-704-9090.

Di Pelatihan SDM Yang Efektif, Ippho Santosa Berikan Mindset Motivation

Di Pelatihan SDM Yang Efektif, Ippho Santosa Berikan Mindset Motivation



Pelatihan SDM sangat diperlukan untuk membenahi pola pikir (mindset motivation). Kalau pola pikir keliru, bukan mustahil perkataan dan perbuatan akan ikut-ikutan keliru.

“Seminarnya duniawi banget!” Suatu ketika, itulah celetukan salah satu peserta seminar saya. Apa iya? Padahal ini soal pola pikir saja. Dan sebelum Anda ikut-ikutan menghakimi saya, apalagi Anda bukan hakim, ada baiknya Anda baca dulu tulisan ini. Sampai selesai.

ippho-santosa-keajaiban-rezeki


Misal, Anda pengen Fortuner, Pajero, Everest, CR-V, X-Trail, atau yang lain. Sengaja saya sebut sederet merek, biar kesannya nggak berpihak. Kalau saya sebutkan salah satu, ntar dikira blog berbayar lagi. Hehehe. 


Anda pengen mobil itu, katakanlah, karena hasrat duniawi semata. Terus, Anda minta ke Yang Maha Kuasa. Menurut saya, itu jauh lebih baik. Seorang istri pengen CR-V, terus dia minta ke Allah dan hanya ke Allah. Itu bagus. Berarti dia hanya berharap ke Tuhan-nya. Bukan ke suaminya. Dan dia tahu persis, yang bisa mengabulkan dan menghadirkan CR-V di garasi rumahnya, hanya Allah. Bukan yang lain. Itu kan iman namanya.

Demikian pula kalau pengen jabatan atau karier tertentu. Boleh-boleh saja, insya Allah. Yang penting, niat dan caranya benar. Lalu, mampu dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Sepakat?

Yang belum punya mobil, semoga segera. Saya sebagai motivator turut mendoakan. Aamiin.




Ditulis oleh Ippho Santosa. Untuk mengundangnya in-house seminar atau in-house training (terkait pelatihan SDM yang efektif), silakan SMS 0812-704-9090.

Melalui Pelatihan di Kantor-Kantor BUMN, Ippho Santosa Ingatkan Soal Bakti

Kantor dan atasan bukanlah segalanya.

Kinerja di kantor, boleh hebat.
Namun bakti kepada orangtua harus lebih hebat.

Durhaka mengundang petaka.
Berbakti mengundang rezeki.


Jika orangtua sudah meridhai, 
semua jadi mudah untuk dilalui.


sandiaga-uno-yusuf-mansur-aa-gym-ippho-santosa-yusril-pelatihan-sdm


tono-koni-prabowo-pelatihan-sdm-pelatihan-karyawan-pelatihan-motivasi







Ditulis oleh Ippho Santosa. Untuk mengundangnya sebagai motivator untuk pelatihan di kantor atau pelatihan SDM, silakan SMS 0812-704-9090.