Pelatihan SDM Perusahaan, Pengembangan SDM Karyawan, Training SDM Efektif, Perencanaan SDM

Melalui Pelatihan di Kantor-Kantor BUMN, Ippho Santosa Ingatkan Soal Bakti

Kantor dan atasan bukanlah segalanya.

Kinerja di kantor, boleh hebat.
Namun bakti kepada orangtua harus lebih hebat.

Durhaka mengundang petaka.
Berbakti mengundang rezeki.


Jika orangtua sudah meridhai, 
semua jadi mudah untuk dilalui.


sandiaga-uno-yusuf-mansur-aa-gym-ippho-santosa-yusril-pelatihan-sdm


tono-koni-prabowo-pelatihan-sdm-pelatihan-karyawan-pelatihan-motivasi







Ditulis oleh Ippho Santosa. Untuk mengundangnya sebagai motivator untuk pelatihan di kantor atau pelatihan SDM, silakan SMS 0812-704-9090.



Di Pelatihan Dan Pengembangan SDM, Ippho Santosa Ajak Introspeksi

Pelatihan dan pengembangan SDM dari saya alhamdulillah telah diikuti oleh berbagai kalangan. Ketika acara, saya sebagai motivator selalu mendorong mereka untuk bertindak. Jangan melulu berpikir.


Pelatihan-Dan-Seminar-Pelatihan-Dan-Pengembangan-SDM-Ippho

Action! Lantas, bagaimana kalau di tengah jalan terjadi kegagalan? Ketika terjadi kegagalan, para pecundang biasanya mendadak rajin. Rajin apa? Rajin mencari alasan, hehehe. Ya sudahlah, pastikan saja itu bukan kita. Dan tolong catat ini. Orang-orang bermental pecundang selaluuuuu punya alasan. Sedangkan orang-orang yang bermental pemenang selaluuuuu punya cara. Sudah sering dibahas kan di seminar-seminar? Saya percaya, para pembaca blog saya, tentulah bermental pemenang.

Pelatihan-Dan-Seminar-Pelatihan-Pengembangan-SDM-Ippho-James-Gwee

Betapa banyak orang, ketika gagal dia malah menyalahkan staf-nya, partner-nya, investor-nya, bahkan pemerintah. Alasannya, “Pantas aja aku gagal. Stafku nggak becus, datangnya telat terus. Partnerku nggak beres, alakadarnya aja kerjanya. Investorku nggak korporatif, duitnya pas-pasan.” Padahal siapa yang mendidik staf itu? Siapa yang memilih partner itu? Siapa yang membujuk investor itu? Siapa yang paling bertanggung-jawab atas jalan atau tidaknya sebuah bisnis? Wong, untungnya masuk ke dia kok, kenapa pas rugi malah menyalahkan orang lain?

Pelatihan-Dan-Seminar-Pelatihan-Dan-Pengembangan-SDM-Tung-Desem

Lebih baik introspeksi, berbenah, dan berubah. Dengan begitu, insya Allah nasib akan membaik. Sepakat?





Ditulis oleh Ippho Santosa. Untuk mengundangnya membawakan pelatihan SDM perusahaan atau in-house training, silakan SMS 0812-704-9090. 

Di Pelatihan Manajemen (SDM), Ippho Santosa Ajak Peserta Berpikir Lebih

Di pelatihan SDM, entah itu pelatihan manajemen atau pelatihan intensif, saya sebagai motivator sering mengajak para leader dan para manager untuk 'berpikir lebih'. Bukan soal jabatan dan pencapaian saja. Melainkan juga manfaat yang seluas-luasnya.


Pelatihan-Manajemen-Terpadu-Pelatihan-Intensif-Pelatihan-Outing-Ippho

Pernahkah Anda membayangkan ini terjadi? Benar-benar terjadi…
-       Ketika mereka berwudhu, kita turut keciprat pahala-nya.
-       Ketika mereka mengaji dan belajar, kita turut dapat pahala-nya.
-       Ketika mereka zikir dan sholat berjamaah, kita turut beroleh pahala-nya.
-       Dan seterusnya…

Siapakah mereka itu? Mereka tidak lain adalah para santri. Terus, kenapa kita turut diganjar pahala? Yah, karena kita sungguh-sungguh menyiapkan pesantren, tempat para santri itu belajar. Inilah yang saya maksud dengan #BikinPesantren. Dan bikin pesantren itu SANGAT MUNGKIN. Apalagi kalau bikinnya bareng-bareng. Apalagi kalau donasinya rutin bulanan.

Pelatihan-Manajemen-Terpadu-Pelatihan-Intensif-Pelatihan-SDM


Alhamdulillah, tanahnya 2000 meter sudah ada, dekat BSD. Mimpinya sih lima lantai. Bayangkan kita yang menjadi founder pesantren itu! Insya Allah anak-anak kita serta keluarga kita turut tergugah, dan yang paling penting suatu saat mereka tergerak untuk berbuat hal serupa bahkan lebih. Karena kita telah memberikan contoh nyata kepada mereka.

Mari kita action-kan hari ini! Menjemput berkah Jumat! Wah, berlipatganda berkah dan balasannya! Berhubung hari ini adalah ‪#WaktuIstimewa‪, maka cobalah bersedekah sesuatu yang juga istimewa. Rada besar gitu. Nah, apabila memungkinkan, kita rutinkan juga bersedekah setiap bulannya sebagai wujud kesungguhan kita di hadapan-Nya. Soal jumlah, yah berapa saja. Karena pastilah kekuatan ekonomi masing-masing kita berbeda.

Pelatihan-Manajemen-Terpadu-Pelatihan-Intensif-Pelatihan-SDM
Rancangan sementara (bisa berubah sesuai input dari para founder)


Nanti sambil jalan, kita pilih bareng-bareng nama dan konsepnya. Kelak, kita pun bersaksi di hadapan-Nya, “Ya Allah, uangku mungkin tidak banyak. Amalku juga tidak banyak. Tapi, aku berusaha berbuat sesuatu yang besar untuk umat, dengan berjamaah. Aku turut membangun sebuah pesantren, yang dari situ hadir santri-santri bahkan ustadz-ustadz. Semoga Engkau menerima amal hamba-Mu yang lemah ini, ya Allah.”
Pelatihan-Manajemen-Terpadu-Pelatihan-Intensif-Pelatihan-SDM
Pelatihan-Manajemen-Terpadu-Pelatihan-Intensif-Pelatihan-SDM

Selain berdoa, mari kita bersedekah melalui:
-       BNI Syariah 009.153.899.5
-       atau BCA 237.304.888.7
-       a/n Yayasan Dompet Dhuafa 

SMS konfirmasi 0812-129-2528 (setelah transfer)

Di Pelatihan SDM, Ippho Santosa Ajak Peserta Donasi Terbaik

Di sebuah pelatihan SDM perusahaan, saya sebagai motivator menantang sejumlah peserta untuk 'berbuat lebih'. 

Pengen bangun sekolah? Rumah sakit? Rumah ibadah? Bikin pesantren? Niatkan dulu. Doakan dulu. Dengan begitu, moga-moga tercatat sebagai amal. Menariknya, kalau sudah diniatkan dan didoakan, tentu akan lebih dekat dengan kenyataan. Sebagai manusia, itu dulu yang kita lakukan. 

Sayangnya, begitu diajak bangun sekolah dan ‪#BikinPesantren, sebagian kita malah berdalih, "Boro-boro bangun sekolah, utang aja masih banyak! Boro-boro bikin pesantren, untuk makan aja susah!" Lha buat apa ngomong gitu? Makin susah jadinya! Mestinya segala kebaikan besar dan bangunan besar yang ingin kita rintis, bawalah itu dalam niat dan doa. Terus? Berbuatlah sebisanya.

Pelatihan-Sumber-Daya-Manusia-Terpadu-Pelatihan-SDM-Terbaik
Berbuat sebisanya. Peletakan batu pertama.


Sekali lagi. Niat, doa, dan berbuatlah sebisanya. Insya Allah nanti dimampukan. Termasuk bikin pesantren. Kan Allah itu menilai ikhtiar dan proses kita. Bukan jumlah uang kita. Dan ternyata bikin pesantren, tidaklah serumit dan sesusah yang kita bayangkan. Maaf, kita yang bergaji Rp2juta sekalipun, tetap bisa. Beneran bisa. Ini bukan mengada-ngada.
pelatihan-sdm-pelatihan-sumber-daya-manusia-terpadu-pelatihan-sdm-terbaik
pelatihan-sdm-pelatihan-sumber-daya-manusia-terpadu-pelatihan-sdm-terbaik

Pikirkan ini:
-       Tak inginkah kita ‪#BikinPesantren, lalu dari situ lahirlah orang-orang yang soleh? Kita pun keciprat pahala-nya. Mau?
-       Lalu, penghuni pesantren itu belajar dan mengajar. Hanya yang baik-baik yang mereka pelajari. Kita pun keciprat pahala-nya. Mau?
-       Bayangkan, saat kita kelar bikin pesantren, dari situ terhimpun berbagai kebaikan, bukan satu-dua hari, melainkan selama-lamanya. Sekalipun kita sudah meninggal, tetap saja kita keciprat pahala-nya. Mau?
-       Apalagi sebagian dari alumni akhirnya mendirikan pesantren juga. Itu kan wasilahnya dari didikan dan pesantren kita. Kita pun keciprat pahala-nya. Mau?

Siapa sih yang nggak mau? Saya pun kepikiran, kenapa saya nggak ‪#BikinPesantren bareng follower saja? Maksudnya, teman-teman saya di twitter dan facebook. Ilmu dan uang kita mungkin nggak banyak. Tapi kalau bareng-bareng, apa sih yang nggak bisa? Saya yakin ada yang sevisi dan semisi dengan saya, untuk bikin pesantren bareng-bareng. Ada Allah, kenapa nggak mikir sesuatu yang besar dan baik? Salah satunya, bikin pesantren.

pelatihan-sdm-pelatihan-sumber-daya-manusia-terpadu-pelatihan-sdm-terbaik


Kadang wawasan kita yang terbatas. Ilmu dan uang pun nggak seberapa. Iman? Sama, belum kuat-kuat amat. Akhirnya itu semua ikut mematahkan dan mementahkan dream kita. Padahal ‪#BikinPesantren itu SANGAT MUNGKIN. Semua orang juga bisa, nggak harus jadi ustadz, nggak harus jadi miliarder. Kalau bikinnya bareng-bareng? Tentu saja, lebih bisa. Yang penting, pesantren itu bukan milik saya, bukan pula atas nama saya. Benar-benar milik umat. Dari umat, untuk umat.

pelatihan-sdm-pelatihan-sumber-daya-manusia-terpadu-pelatihan-sdm-terbaik

Alhamdulillah, tanahnya 2000 meter sudah ada. Tinggal bangunannya saja yang belum ada. Kalau masing-masing kita mau menyisihkan sekian ratus ribu atau sekian juta rupiah, tentu pesantren yang kita idam-idamkan ini akan segera berdiri. Apalagi kalau kita mau komit bersedekah setiap bulannya. Insya Allah. Nanti sambil jalan, kita voting sama-sama nama dan konsepnya. Mau? Share saja tulisan ini kepada saudara-saudara dan sahabat-sahabatnya. Ajak mereka.

Selain mengajak orang bersedekah, kita pun baiknya bersedekah: 
-       BNI Syariah 009.153.899.5
-       atau BCA 237.304.888.7
-       a/n Yayasan Dompet Dhuafa 

SMS konfirmasi 0812-129-2528 (setelah transfer)